Tiap dari kita unik, dan juga seorang juara. Aku berusaha mempercayai itu . Karena kita adalah salah satu pemenang dari ratusan juta kontestan lainnya. Tahu maksudku? Yup, kita adalah sperma yang berhasil menembus sel telur. Dan hadiahnya satu : kehidupan
Jadi, kenapa kita tidak mulai fokus pada
kelebihan daripada menyesali kekurangan kita? Mengingat kenyataan bahwa kita
adalah juara. Tentunya, seorang juara fokus pada kelebihan yang Ia miliki,
bukannya menangisi kekurangannya. Memang realitanya banyak orang yang
menginginkan apa yang dia tidak punya di kehidupan ini. Orang bule yang
kulitnya putih ingin gosong sehingga mereka banyak yang mengunjungi Asia. Tapi
orang Asia? Saya sendiri menginginkan kulit putih sejujurnya hehe, begitu juga
dengan teman-teman cowok saya yang lain yang kulitnya ‘agak’ gosong.
Bersyukur itu indah kawan. Saya sendiri belum
bisa seperti itu sepenuhnya, tapi saya berusaha dan selalu berusaha. Wajar kok kalau
terkadang kita menginginkan yang orang lain punya. Vokalis Maroon 5, Adam
Levine yang notabene-nya saja sudah menjadi orang berhasil, pernah berkata di
salah satu acara : “Saya iri pada suara seraknya. Tiap dari kita menginginkan
yang tidak kita punya” . Jadi wajar, that’s human nature.
Bersyukur itu susah memang. Tapi katanya
orang-orang bijak di luar sana, semakin banyak kau bersyukur maka kau akan
semakin bahagia. Well, saya mempercayainya, dan mencoba untuk melakukannya . And I believe every of you is try to do this
too, like me J

No comments:
Post a Comment