Tadi
ada hal yang menarik di khutbah tarawih masjid kampung saya. Ia menceritakan
tentang bagaimana seorang hamba Allah yang bertakwa itu senantiasa berbuat karena
Allah. Mencintai karena Allah, memaafkan karena Allah, dan sebagainya. Segala
sesuatu dilakukan karena Allah.
Pak
Penceramah memberikan contoh. Misalnya kita sedang suka pada seorang wanita
karena jilbabnya bagus. Itu mencintai karena Allah, karena Allah juga
suka.
Lalu, contoh lain dulu ada kenalan Pak Penceramah, seorang wanita yang suka
pada seorang pria karena tiap selesai sholat Ia berdoa cukup lama. Saat jamaah
lain sudah pulang, Ia masih berada di masjid. Maka itu juga cinta karena Allah,
begitu kata beliau.
Lalu,
beliau menutup dengan berpesan bahwa bila sekarang kita sedang akan melakukan
sesuatu, pikirkan dahulu apakah Allah ridho terhadap itu. Bila ridho, segera
lakukanlah. Tapi bila tidak, cobalah untuk bersabar dan menjauhi perbuatan itu.
Sepulang
dari masjid, saya langsung mencoba untuk mempraktikan apa yang saya dapat tadi.
Alhamdulillah, rasanya menyenangkan melakukan suatu hal dengan berpikir dulu
apakah Allah ridho atau tidak. Semoga saja saya bisa senantiasa mengingat
ridho-Nya di tiap perbuatan, dan saya doakan juga kepada Anda, semoga Anda bisa
senantiasa seperti itu.
Sumber : Khutbah Tarawih Masjid Nurut Taqwa tanggal 20 Juli 2013

No comments:
Post a Comment